Nativeindonesia – Jika berbicara tentang Bali, rasanya tidak akan pernah ada habisnya. Pulau yang sudah dikenal hingga mancanegara ini selalu punya banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Salah satu daerah yang patut masuk dalam daftar liburanmu adalah Tabanan. Kawasan ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri, mulai dari hamparan pegunungan hijau hingga deretan pantai yang memanjakan mata.
Terletak sekitar 35 kilometer di sebelah barat Kota Denpasar, Tabanan menawarkan pemandangan alam yang begitu menenangkan. Wilayahnya didominasi perbukitan yang membuat suasana terasa sejuk dan nyaman. Tak heran jika banyak wisatawan datang untuk menikmati berbagai destinasi alam yang tersebar di daerah ini.
Pilihan tempat wisata di Tabanan juga sangat beragam. Kamu bisa menemukan pantai eksotis, hutan wisata yang rindang, kebun raya yang luas, hingga air terjun cantik yang cocok untuk melepas penat. Jadi, jika kamu sedang merencanakan liburan ke Bali dan ingin mencoba suasana yang berbeda, deretan wisata di Tabanan berikut ini wajib masuk ke dalam itinerary perjalananmu.
Jatiluwih

Jika rutinitas harian mulai terasa melelahkan dan membosankan, berkunjung ke Jatiluwih bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menyegarkan pikiran. Objek wisata yang terletak di Kabupaten Tabanan ini menawarkan panorama hamparan sawah berundak yang begitu luas dan memanjakan mata. Lanskap hijau yang membentang luas itu merupakan hasil kerja dan pengelolaan warga sekitar, yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
Waktu yang paling direkomendasikan untuk menikmati keindahan Jatiluwih adalah pada pagi hari. Saat matahari mulai terbit, suasana di kawasan ini terlihat semakin menawan dengan cahaya keemasan yang menyelimuti area persawahan. Pesona alamnya yang luar biasa bahkan pernah menarik perhatian Barack Obama untuk berkunjung dan menikmati keindahan salah satu ikon wisata di Tabanan ini.
Tidak hanya memanjakan mata, Jatiluwih juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Sistem irigasi tradisional Subak yang diterapkan di kawasan ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Sistem pengairan yang telah digunakan sejak abad ke-11 tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia, pertanian, dan lingkungan alam secara berkelanjutan.
Untuk mencapai Jatiluwih Rice Terraces, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer dari Denpasar. Perjalanan menuju kawasan wisata tersebut dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih satu setengah jam dengan kendaraan bermotor, tergantung kondisi lalu lintas.
Alas Kedaton
Jika ingin menikmati suasana yang berbeda dari wisata pantai, kamu bisa mengunjungi Alas Kedaton yang menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Tabanan. Tempat wisata yang dikenal sebagai hutan monyet ini menawarkan pengalaman berlibur di tengah alam yang sejuk dan rindang.
Alas Kedaton memiliki konsep yang hampir serupa dengan Sangeh Monkey Forest. Namun, kawasan ini tidak hanya menjadi habitat bagi ratusan monyet, tetapi juga dihuni oleh berbagai satwa lain seperti kelelawar dan ular. Berdiri di area seluas sekitar 6,5 hektare, Alas Kedaton menjadi rumah bagi kurang lebih 1.800 ekor monyet liar yang hidup bebas di kawasan hutan tersebut.
Selain kekayaan flora dan faunanya, Alas Kedaton juga memiliki daya tarik budaya berupa sebuah pura yang unik. Pura ini dikenal memiliki empat gerbang yang berfungsi sebagai akses keluar dan masuk kawasan suci, sehingga memberikan kesan berbeda dibandingkan pura pada umumnya.
Keasrian lingkungan Alas Kedaton tetap terjaga hingga saat ini berkat masyarakat setempat yang masih menjunjung tinggi aturan adat. Masyarakat setempat memegang teguh kebiasaan untuk tidak menebang pohon secara sembarangan, terutama jika tindakan tersebut berpotensi merusak kelestarian hutan. Karena berada di wilayah desa adat, para pengunjung juga diharapkan menjaga perilaku selama berada di kawasan wisata, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari penggunaan kata-kata yang tidak sopan.
Untuk menikmati wisata di Alas Kedaton, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp20.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak. Di sisi lain, tarif parkir yang dikenakan adalah Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat. Tarif tersebut belum termasuk biaya jasa pemandu wisata yang tersedia di lokasi.
Air Terjun Blahmantung Pujungan
perbukitan, serta hamparan sawah yang indah, daerah ini juga menyimpan pesona air terjun yang menawan, yaitu Air Terjun Blahmantung yang berada di Banjar Margasari, Desa Pujungan.
Air Terjun Blahmantung memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan menawarkan panorama alam yang begitu memanjakan mata. Tebing-tebing alami serta rimbunnya pepohonan yang mengelilingi air terjun menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan, sehingga cocok menjadi tempat melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Pesona destinasi wisata ini semakin lengkap karena berada di tengah area perkebunan kakao dan kopi yang dikelola langsung oleh warga sekitar. Pemandangan hijau yang asri tersebut memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Wisatawan yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Blahmantung perlu menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Denpasar dengan jarak kurang lebih 70 kilometer. Setelah tiba di Desa Pujungan, pengunjung masih harus berjalan kaki sejauh sekitar 400 meter melewati area perkebunan warga. Namun, perjalanan menuju lokasi relatif nyaman karena jalurnya sudah menggunakan paving. Tak hanya Air Terjun Blahmantung, kawasan ini juga memiliki beberapa air terjun lain yang menarik untuk dijelajahi dalam satu kunjungan.
Pantai Soka

Berkunjung ke Bali terasa kurang sempurna jika tidak meluangkan waktu untuk menikmati pesona pantai-pantainya yang menawan. Kabar baiknya, Kabupaten Tabanan memiliki sejumlah pantai menawan yang pesonanya tak kalah dengan pantai-pantai populer lainnya di Bali. Salah satu tempat wisata yang patut dipertimbangkan untuk dikunjungi adalah Pantai Soka, yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.
Pantai ini menawarkan panorama alam yang memikat dengan hamparan pasir hitam yang menjadi ciri khas kawasan pesisir Tabanan. Meski berwarna gelap, pasir di Pantai Soka terkenal halus, bersih, dan nyaman untuk dijelajahi oleh para wisatawan.
Keindahan Pantai Soka semakin sempurna berkat keberadaan tebing dan batu karang besar yang menghiasi sisi kanan dan kiri pantai. Panorama alam tersebut menghadirkan nuansa yang begitu eksotis, terlebih ketika matahari mulai terbenam dan menghiasi langit senja di cakrawala barat. Karakter ombaknya yang relatif tenang memang kurang ideal untuk aktivitas selancar, namun sangat cocok untuk berenang maupun bermain air bersama keluarga.
Untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dari perspektif yang berbeda, tersedia sebuah perbukitan kecil yang terletak tidak jauh dari area pantai. Dari atas bukit ini, pengunjung dapat menemukan berbagai spot foto menarik, seperti ikon tulisan Pantai Soka, formasi batu karang yang unik, hingga pemandangan laut biru yang berpadu dengan perbukitan dan pegunungan di kejauhan.
Sun Flowers Belayu
Pesona destinasi wisata ini kian memukau saat bunga matahari bermekaran dengan warna kuning yang cerah, menciptakan perpaduan indah bersama rimbunnya dedaunan hijau di sekelilingnya. Menyusuri area atau mengabadikan momen di tengah jajaran bunga yang bermekaran dapat memberikan pengalaman yang berkesan, sekaligus menciptakan suasana layaknya berada di taman indah yang memikat. Tidak hanya bunga matahari, kawasan ini juga dihiasi berbagai jenis bunga lainnya yang menambah daya tarik wisata.
Bagi yang berencana berkunjung ke Sun Flowers Belayu, destinasi wisata ini berlokasi di Desa Batannyuh, Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Letaknya yang berada tepat di tepi jalan raya membuat taman bunga ini mudah dijangkau dan ditemukan oleh para pengunjung.
Kebun Raya Bali

Salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tabanan yang selalu menarik perhatian wisatawan adalah Kebun Raya Bali. Berlokasi di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, tempat ini dikenal sebagai kebun botani terbesar di Indonesia dan dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Kebun Raya Bali menyuguhkan koleksi tanaman yang sangat beragam dan menarik, mulai dari berbagai spesies anggrek, begonia, tanaman paku, hingga aneka jenis kaktus. Tidak hanya menikmati keindahan flora yang tertata rapi, para pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas seru, seperti menanam pohon serta mengabadikan momen di area taman yang dipenuhi bunga-bunga cantik dan tanaman hias yang menawan.
Keindahan kawasan wisata ini semakin lengkap dengan hadirnya berbagai objek menarik di sekitarnya. Wisatawan dapat menikmati panorama Danau Beratan, melihat pura yang berdiri megah, mengunjungi rumah adat Bali, hingga menjelajahi kebun mawar yang cantik. Banyaknya sudut menarik membuat tempat ini menjadi lokasi favorit untuk berburu foto.
Setelah puas berkeliling, kamu bisa menikmati aneka kuliner di berbagai restoran dan warung makan yang berada di sekitar Danau Beratan. Aneka sajian khas daerah hingga menu internasional dapat dinikmati oleh para pengunjung, sementara pemandangan danau yang menenangkan menghadirkan suasana makan yang lebih berkesan.
Danau Beratan dan Pura Ulen Danu Bratan

Kalau sedang berkunjung ke kawasan Kebun Raya Bali, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir ke Pura Ulun Danu Beratan yang terkenal dengan pesonanya. Pura yang berdiri anggun di tepi Danau Beratan ini menawarkan pemandangan yang begitu menenangkan dan menjadi salah satu ikon wisata Bali yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Keindahan pura ini semakin terasa karena berada di tengah suasana alam yang sejuk, dengan latar pegunungan hijau yang mengelilinginya. Untuk menikmati panorama dari sudut yang berbeda, kamu juga bisa mencoba naik perahu yang tersedia di area wisata Tabanan ini. Dari atas perahu, pemandangan Pura Ulun Danu Beratan dan Danau Beratan terlihat semakin memukau dan cocok dijadikan momen berfoto maupun sekadar menikmati ketenangan alam.
Pantai Nyanyi

Pantai Nyanyi merupakan salah satu destinasi wisata di Tabanan yang masih belum banyak diketahui wisatawan. Tempat ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin menikmati suasana tenang dan jauh dari keramaian khas Pulau Bali. Keindahan pantai berpasir hitam yang berpadu dengan deretan bukit karang di sekelilingnya menjadi daya tarik utama yang membuat kawasan ini begitu memikat.
Keindahan alam Pantai Nyanyi membuatnya kerap dipilih sebagai tempat untuk foto prewedding maupun berbagai sesi pemotretan profesional karena panorama yang menawan. Beragam spot menarik tersedia dengan latar yang berbeda-beda, mulai dari hamparan laut yang luas, tebing karang yang eksotis, hingga area ilalang dan pepohonan yang memberikan kesan alami. Keunikan lainnya, dari kawasan pantai ini pengunjung dapat melihat pesona dua pura ikonik sekaligus, yaitu Pura Tanah Lot dan Pura Mengening yang dikenal memiliki panorama alam yang memukau.
Pantai Nyanyi juga dikenal memiliki ombak yang cukup besar sehingga menjadi salah satu lokasi yang diminati para peselancar. Namun, wisatawan disarankan untuk tidak berenang saat kondisi air laut sedang pasang karena ombak yang tinggi dapat membahayakan keselamatan.
Bagi yang tertarik berkunjung, Pantai Nyanyi berlokasi di Dusun Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Letaknya sangat dekat dengan Tanah Lot, hanya sekitar satu kilometer, sehingga mudah dijadikan destinasi tambahan saat berwisata ke kawasan tersebut.