Nativeindonesia – Bagi banyak turis, menjelajahi Jogja tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner malamnya. Dari angkringan sederhana di pinggir jalan hingga warung legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang sulit dilupakan. Setiap sudut kota seakan menyimpan cerita dalam setiap sajian yang dihidangkan.
Tidak sedikit wisatawan yang menjadikan aktivitas kuliner malam sebagai agenda wajib selama berada di Jogja. Mereka rela berkeliling dari satu tempat ke tempat lain hanya untuk menemukan rasa autentik yang tidak bisa didapatkan di kota lain. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kuliner Jogja di mata pengunjung.
Seperti yang kamu tahu, Jogja dikenal sebagai provinsi yang memiliki beragam destinasi wisata menarik. Salah satu daya tarik utamanya adalah ragam kuliner yang sangat menggugah selera, terutama saat malam hari. Pilihan tempat makan malam di Kota Pelajar ini memang sangat beragam dan seolah tidak ada habisnya. Mulai dari angkringan sederhana hingga kafe kekinian, semuanya bisa dengan mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Jadi, jika kamu sedang merencanakan liburan ke Jogja, ada banyak rekomendasi kuliner malam Jogja yang asyik untuk dijadikan tempat nongkrong dan sayang untuk dilewatkan.
Mie Ayam Grabyas

Jika kamu sedang menikmati malam di kawasan Malioboro, jangan lewatkan kesempatan untuk singgah di warung Mie Ayam Grabyas. Tempat makan ini berada di area emperan toko yang terletak di depan Hotel Inna Garuda. Walaupun terlihat sederhana, rasa dari mie ayam di sini tidak bisa diremehkan dan bahkan mampu bersaing dengan kedai lainnya. Tak heran jika tempat ini sering menjadi pilihan anak muda Yogyakarta yang mencari makanan di tengah malam.
Warung ini biasanya mulai beroperasi pada pukul 00.00 hingga 02.00 dini hari, sehingga sangat pas untuk menemani suasana malam di Jogja yang masih hidup. Beberapa menu favorit yang ditawarkan antara lain mie ayam komplit, mie ayam dengan tambahan pangsit, serta mie ayam bakso yang menggugah selera. Untuk minumannya, es jeruk nipis yang dipadukan dengan sirup stroberi menjadi pilihan yang paling banyak diminati pengunjung.
Soal harga, kamu tidak perlu khawatir karena semua menu di Mie Ayam Grabyas dibanderol dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari sekitar Rp13.000 saja.
Angkringan Lik Man
Kalau belum mencicipi angkringan saat berada di Jogja, rasanya kunjunganmu belum lengkap. Kuliner malam khas ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota Yogyakarta. Salah satu yang paling terkenal adalah Angkringan Lik Man yang berlokasi di kawasan Jalan Wongsodirjan. Tempat ini disebut-sebut sudah berdiri sejak era 1950-an dan bahkan kerap dikunjungi oleh sejumlah tokoh terkenal di Indonesia.
Di sini, pengunjung bisa menikmati berbagai menu khas angkringan dengan harga yang sangat bersahabat di kantong. Meski sederhana, cita rasa makanannya cukup istimewa dan banyak digemari. Beberapa pilihan yang wajib dicoba antara lain nasi kucing, nasi sambal teri, nasi oseng, aneka sate, serta gorengan hangat. Jangan lewatkan juga Kopi Joss, minuman khas yang menjadi andalan dan daya tarik utama Angkringan Lik Man.
Oseng Mercon Bu Narti
Bagi para pencinta makanan pedas, kuliner malam di Jogja yang satu ini wajib masuk daftar kunjungan. Oseng Mercon Bu Narti menjadi salah satu tempat favorit yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan dan buka mulai pukul 17.00 hingga 02.00 dini hari.
Di kedai ini, pengunjung bisa memilih berbagai menu andalan seperti oseng kikil, tulang muda, gajih, hingga kulit yang diolah dengan cita rasa pedas khas. Seporsi nasi oseng mercon ini bisa dinikmati dengan harga yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 saja.
Namun, bagi kamu yang tidak terlalu kuat dengan makanan pedas, tidak perlu khawatir. Tempat ini juga menyediakan pilihan menu lain yang tak kalah lezat, seperti burung puyuh, ikan lele, dan ayam yang bisa menjadi alternatif menikmati kuliner malam di Jogja.
Gudeg Mercon Bu Tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah menjadi salah satu destinasi kuliner malam di Jogja yang wajib dicoba. Tidak seperti gudeg pada umumnya yang identik dengan rasa manis, gudeg ini justru menawarkan sensasi pedas yang kuat, sehingga cocok dinikmati saat malam hari untuk mengusir rasa kantuk ketika berburu kuliner di Yogyakarta.
Warung Gudeg Mercon Bu Tinah berlokasi di kawasan Kranggan dan buka mulai pukul 20.00 hingga 04.00 dini hari. Tempat ini menyediakan berbagai pilihan lauk yang menggugah selera, seperti ceker ayam goreng tepung, ayam kampung, sate ayam, dan menu lainnya. Dengan harga mulai dari sekitar Rp15.000 per porsi nasi gudeg, pengunjung perlu sedikit bersabar karena biasanya harus mengantre. Namun, rasa gurih sekaligus pedas yang khas akan membuat penantian tersebut terasa sepadan.
Gultik Bang Jago
Salah satu lokasi kuliner malam yang sayang untuk dilewatkan ketika berada di Jogja adalah kawasan Jalan Urip Sumoharjo. Di sepanjang jalan ini, kamu bisa menemukan berbagai warung dan gerai makanan yang menyajikan beragam hidangan lezat dengan cita rasa yang khas dan menarik untuk dicoba. Salah satu tempat yang cukup populer di area ini adalah Gultik Bang Jago. Kedai ini berada tepat di depan kios Mahkota Batik dan mulai beroperasi pada pukul 21.00 malam.
Gultik sendiri merupakan singkatan dari “gulai tikungan,” sebuah hidangan yang awalnya dikenal luas di Jakarta. Di Gultik Bang Jago, menu utama yang disajikan adalah gulai daging sapi yang dinikmati bersama nasi hangat. Namun, daya tarik utama dari kedai ini terletak pada menu tambahan berupa lemak sapi goreng yang dikenal dengan sebutan krenyos. Menu tersebut menjadi favorit banyak pengunjung sehingga sering cepat habis, sehingga disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.
Bakmi Jawa Pak Geno

Bakmi Jawa merupakan salah satu pilihan kuliner malam yang sangat cocok dinikmati saat berada di Yogyakarta. Di Kota Gudeg ini, terdapat banyak sekali warung bakmi legendaris yang mudah ditemukan. Salah satu yang paling terkenal adalah Bakmi Jawa Pak Geno, yang telah berdiri sejak tahun 1958. Warung ini berlokasi di Jalan Mangkuyudan dan dikenal sebagai tempat makan favorit, bahkan sering dikunjungi oleh sejumlah tokoh politik hingga artis dari ibu kota.
Beragam menu disajikan di tempat ini, mulai dari bakmi Jawa rebus, bakmi goreng, hingga magelangan goreng. Selain itu, tersedia juga pilihan lain seperti nasi godog dan magelangan godog. Keunikan dari hidangan di warung ini adalah penggunaan telur bebek pada setiap sajian, yang membuat rasa makanan menjadi lebih gurih dan khas. Untuk harganya, setiap menu dibanderol mulai dari sekitar Rp20.000.
Soto Sampah

Mendengar sebutan “Soto Sampah” sering kali membuat sebagian orang merasa heran atau bahkan mengernyitkan dahi. Namun, siapa sangka kuliner khas Kota Pelajar ini justru sangat populer dan digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Perpaduan kuah soto yang gurih dengan isian seperti suwiran ayam atau daging sapi, bihun yang lembut, serta tambahan kol dan taoge yang renyah menjadikannya terasa nikmat dan bikin ketagihan.
Hidangan legendaris ini sudah hadir sejak era 1970-an dan masih bertahan hingga sekarang. Kamu bisa mencicipinya di kawasan Jalan Kranggan pada malam hari hingga dini hari, sekitar pukul 20.00 sampai 04.00. Dengan harga yang sangat ramah di kantong, mulai dari sekitar Rp5.000 per porsi, soto ini menjadi pilihan favorit untuk menemani waktu nongkrong di malam hari di Yogyakarta.