Nativeindonesia – Beragam tempat wisata di Cirebon hadir dengan konsep yang unik dan kekinian. Tak hanya itu, akses yang semakin mudah serta fasilitas yang terus berkembang turut mendukung popularitas tempat-tempat wisata tersebut. Banyak wisatawan yang datang bukan sekadar untuk berlibur, tetapi juga untuk berburu konten media sosial, menikmati suasana santai, atau sekadar melepas penat dari rutinitas harian.
Menariknya lagi, beberapa tempat wisata di Cirebon menghadirkan konsep wisata yang berbeda dari biasanya. Ada yang mengusung tema tradisional dengan nuansa budaya khas pesisir, ada pula yang tampil modern dengan berbagai wahana menarik. Keunikan inilah yang membuat pengunjung selalu penasaran untuk datang kembali.
Keramaian yang hampir tak pernah surut menjadi bukti bahwa Cirebon semakin diperhitungkan sebagai tujuan wisata favorit. Setiap sudutnya seolah menawarkan cerita dan pengalaman baru yang sayang untuk dilewatkan. Tidak mengherankan jika banyak orang memasukkan Cirebon ke dalam daftar destinasi liburan mereka.
Batu Lawang

Batu Lawang terkenal karena tebing batunya yang menjulang tinggi dan membentuk celah alami menyerupai sebuah pintu raksasa. Pemandangan di tempat ini begitu memukau, memadukan keindahan alam dengan suasana yang masih asri. Sejak mulai dikenal luas pada tahun 2016, kawasan ini terus menarik perhatian para wisatawan yang ingin menikmati panorama berbeda dari ketinggian.
Dengan luas area sekitar 3 hektar, Batu Lawang menjadi destinasi favorit bagi pencinta alam dan penggemar fotografi. Selain berburu foto dengan latar tebing unik, pengunjung juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru seperti hiking, panjat tebing, hingga berkemah bersama teman atau keluarga. Udara segar dan lanskap yang indah membuat pengalaman berkunjung semakin berkesan.
Fasilitas di kawasan ini pun cukup lengkap, mulai dari tempat parkir, toilet, musala, area bermain anak, hingga warung makan. Harga tiket masuknya pun ramah di kantong, sekitar Rp10.000 per orang. Dengan biaya yang terjangkau, Batu Lawang bisa menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu liburan yang menyenangkan dan penuh petualangan di Cirebon.
Cirebon Waterland Ade Irma Suryani

Cirebon Waterland Ade Irma Suryani merupakan tempat rekreasi keluarga yang menggabungkan keindahan panorama laut dengan berbagai wahana permainan air serta pengalaman menginap yang berbeda karena berada di atas permukaan air. Destinasi ini menawarkan suasana liburan yang menyenangkan sekaligus menenangkan, cocok untuk melepas penat bersama orang-orang terdekat.
Salah satu ikon yang paling menarik perhatian adalah restoran bertema kapal Cheng Ho yang berdiri menghadap langsung ke Laut Jawa. Dari area ini, pengunjung dapat menikmati hidangan sambil memandang hamparan laut luas dengan nuansa dermaga yang khas, menciptakan pengalaman bersantap yang tidak biasa.
Tak hanya itu, tersedia pula beragam fasilitas seru seperti kolam arus, seluncuran berukuran besar, wahana ember tumpah, kolam renang dewasa dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, hingga area bermain anak berpasir putih yang menghadirkan sensasi layaknya berada di tepi pantai. Dengan fasilitas yang lengkap tersebut, tempat ini sangat ideal untuk liburan keluarga.
Pantai Kejawanan
Kalau ingin melepas penat di tepi laut, kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota. Di Kota Cirebon terdapat sebuah tempat wisata yang cukup populer, yaitu Pantai Kejawanan. Pantai ini dikenal dengan panorama alamnya yang indah serta suasana yang tenang, sehingga cocok dijadikan lokasi untuk bersantai dan melepas penat. Pantai ini memiliki ombak yang relatif tenang dengan hamparan pasir putih lembut, sehingga aman untuk bermain air di bagian pinggirnya.
Bagi yang datang bersama keluarga, tempat ini sangat cocok untuk anak-anak bermain pasir atau sekadar bercengkerama menikmati suasana laut. Semilir angin pantai yang sejuk mampu membantu meredakan stres dan membuat pikiran terasa lebih segar. Tak heran jika banyak orang memilih pantai ini sebagai lokasi bersantai di akhir pekan.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa berkeliling laut menggunakan perahu yang disewakan oleh para nelayan setempat dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang. Fasilitas yang tersedia pun cukup memadai, seperti area parkir, musala, toilet, warung makan, hingga penginapan untuk kamu yang ingin bermalam.
Taman Wisata Goa Sunyaragi

Taman Wisata Sunyaragi bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam sambil menambah wawasan tentang sejarah dan budaya. Tempat ini didirikan pada tahun 1703 oleh Pangeran Kararangen, yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati. Pada masa awal pembangunannya, kawasan ini dimanfaatkan sebagai lokasi bertapa sekaligus tempat melatih para prajurit Kesultanan Cirebon.
Meski dikenal dengan sebutan Goa Sunyaragi, bangunan yang ada di dalamnya sebenarnya bukan goa alami, melainkan goa buatan. Desain arsitekturnya sengaja dibuat menyerupai goa agar menghadirkan suasana tenang dan khusyuk, sesuai dengan fungsinya sebagai tempat meditasi pada zaman dahulu.
Selain nilai sejarahnya yang kuat, kawasan ini juga memiliki Panggung Sendratari yang kerap digunakan untuk pementasan seni tradisional. Kehadiran panggung tersebut menjadikan Sunyaragi tidak hanya sebagai destinasi wisata sejarah, tetapi juga ruang edukasi budaya yang menarik untuk dikunjungi.
Kampung Batik Trusmi
Saat berkunjung ke Cirebon, sempatkan waktu untuk datang ke Kampung Batik Trusmi. Kawasan ini dikenal sebagai pusat produksi batik dengan ribuan perajin yang aktif menciptakan berbagai motif khas daerah, seperti Mega Mendung, Singa Barong, dan Paksi Naga Liman. Di sini, pengunjung dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan batik dilakukan, mulai dari menggambar pola hingga tahap pewarnaan kain.
Tidak hanya menjadi tempat berbelanja batik, Kampung Batik Trusmi juga menawarkan suasana wisata yang menarik dan edukatif. Para wisatawan bisa berinteraksi dengan perajin serta memahami teknik tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Pengalaman ini tentu memberikan nilai lebih dibanding sekadar membeli kain batik di toko biasa.
Selain itu, kawasan ini juga memanjakan lidah dengan aneka kuliner khas Cirebon, seperti empal gentong dan tahu gejrot yang banyak dijajakan di warung sekitar. Pengunjung pun dapat berziarah ke makam Ki Gede Trusmi, sebuah situs bersejarah yang kerap menjadi lokasi pelaksanaan tradisi Memayu Buyut Trusmi dan memiliki nilai budaya yang tinggi bagi masyarakat setempat.
Bukit Cinta Anti Galau

Bukit Cinta Anti Galau dikenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit, baik bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan dari luar daerah. Lokasinya berada di atas perbukitan, sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Danau Setu Patok dan Gunung Ciremai dari ketinggian. Suasana alam yang asri membuat tempat ini cocok dijadikan pilihan untuk bersantai dan melepas penat.
Tempat ini juga sangat direkomendasikan untuk dikunjungi bersama pasangan atau orang tersayang. Momen matahari terbenam di Bukit Cinta Anti Galau terasa begitu memukau dengan nuansa yang hangat dan romantis. Cahaya senja yang perlahan tenggelam di balik perbukitan menciptakan suasana yang istimewa dan sulit dilupakan.
Selain menikmati panorama alam, pengunjung dapat mengabadikan momen di berbagai spot foto yang telah tersedia. Setelah puas menikmati keindahan sunset, kamu bisa beristirahat sejenak di Kafe Anti Galau yang berada di area wisata. Untuk harga tiket masuk pun cukup terjangkau, yakni sekitar Rp12.000 saat hari biasa dan Rp20.000 ketika akhir pekan.